BREAKING NEWS

Fun Walk Hari BPR-BPRS Nasional, Pemkab Tala Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan


Metrotala.id, Pelaihari – Semangat kebersamaan mewarnai peringatan Hari BPR-BPRS Nasional ke-9 Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Pertasi Kencana, Minggu (14/6/2026) pagi. Kegiatan Fun Walk yang diikuti ratusan peserta tersebut dilepas secara resmi oleh Bupati Tanah Laut (Tala) H. Rahmat Trianto bersama Wakil Bupati H. Muhammad Zazuli.

Tak sekadar menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya peran Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dalam sambutannya, Wakil Bupati yang akrab disapa H. Uli menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan BPR dan BPRS yang selama ini telah berkontribusi dalam memperkuat sektor ekonomi daerah.


Menurutnya, BPR dan BPRS memiliki peran penting karena menjadi lembaga keuangan yang dekat dengan masyarakat, khususnya para pelaku usaha kecil yang membutuhkan dukungan permodalan untuk mengembangkan usahanya.

"Keberadaan BPR tidak hanya menjalankan fungsi sebagai lembaga keuangan, tetapi juga menjadi sahabat bagi UMKM, pedagang kecil, petani, nelayan, hingga pelaku ekonomi kreatif. Melalui peran tersebut, BPR turut menjadi salah satu pilar penggerak ekonomi kerakyatan dan pembangunan di daerah," ujar Zazuli.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung dan memanfaatkan layanan BPR serta BPRS lokal sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian daerah yang berkelanjutan. Di sisi lain, ia berharap lembaga perbankan tersebut terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga prinsip kehati-hatian, serta memperluas akses pembiayaan produktif bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, lanjutnya, siap bersinergi dengan sektor perbankan dalam membina dan mengembangkan UMKM agar semakin banyak usaha masyarakat yang mampu tumbuh dan memiliki daya saing lebih baik.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk menggunakan layanan BPR dan BPRS yang legal serta berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Peningkatan literasi keuangan dinilai penting untuk menghindarkan masyarakat dari praktik rentenir maupun pinjaman ilegal yang merugikan.

Pada kesempatan tersebut, Zazuli turut mengapresiasi penyelenggaraan Fun Walk yang dinilai mampu mempererat hubungan antarwarga sekaligus mendorong budaya hidup sehat di tengah masyarakat. (02/Red Tala)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar