BREAKING NEWS

Harganas ke-33 Jadi Momentum Perkuat Peran Ayah dan Kemandirian Keluarga di Tanah Laut


Metrotala.id, Pelaihari – Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Kabupaten Tanah Laut (Tala) dimaknai lebih dari sekadar agenda seremonial. Momentum tersebut dijadikan ajang untuk memperkuat ketahanan keluarga sebagai pondasi utama pembangunan sekaligus mendukung keberhasilan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).

Pesan itu disampaikan Wakil Bupati Tanah Laut, H. Muhammad Zazuli, saat menghadiri Puncak Peringatan Harganas ke-33 dan Wisuda Sekolah Lansia Tingkat Kabupaten Tanah Laut Tahun 2026 yang berlangsung di Balairung Tuntung Pandang, Rabu (12/8/2026).

Dalam kegiatan yang mengangkat tema “Ayah Wajib Hadir” tersebut, Zazuli menyoroti pentingnya keterlibatan seorang ayah dalam kehidupan keluarga. Menurutnya, peran ayah tidak cukup hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga harus hadir secara aktif dalam proses pengasuhan, pendidikan, perlindungan, hingga mendampingi tumbuh kembang anak.

“Seorang ayah harus hadir bukan hanya secara fisik, tetapi juga dengan waktu, perhatian, kasih sayang, dan keteladanan. Mari kita jadikan ‘Ayah Wajib Hadir’ sebagai gerakan bersama untuk memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mencegah stunting,” ujarnya.


Selain membahas penguatan keluarga, Wabup juga memberikan apresiasi kepada kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) yang tersebar di 11 kecamatan. Ia mendorong para pelaku usaha keluarga terus meningkatkan kualitas produk, memperbaiki kemasan, dan memanfaatkan pemasaran digital agar mampu meningkatkan daya saing serta memperkuat ekonomi keluarga.

Pada kesempatan yang sama, sebanyak 71 peserta Sekolah Lansia Tangguh resmi diwisuda. Mereka berasal dari tiga kelompok, yakni Berlian Senja Desa Sumber Mulia sebanyak 25 orang, Amanah Desa Kampung Baru sebanyak 20 orang, dan Bahagia Desa Bumi Jaya sebanyak 26 orang. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pengukuhan Sekolah Lansia Seruni Kelurahan Sarang Halang yang diikuti 27 peserta baru.

Kepada para lansia, Zazuli menyampaikan apresiasi atas semangat belajar yang terus dijaga meski telah memasuki usia lanjut. Ia menilai para lansia memiliki peran penting dalam pembangunan karena menjadi sumber pengalaman dan teladan bagi generasi muda.

“Usia tidak menjadi penghalang untuk terus belajar, tetap sehat, aktif, dan berkarya. Lansia bukanlah beban pembangunan, melainkan aset berharga yang memiliki pengalaman, kearifan, serta keteladanan bagi generasi penerus,” katanya.

Untuk memperkuat hasil yang telah dicapai, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menyiapkan sejumlah langkah lanjutan. Di antaranya memperkuat gerakan “Ayah Wajib Hadir”, memperluas keberadaan Sekolah Lansia Tangguh ke seluruh kecamatan, meningkatkan sinergi lintas sektor, serta mendorong Duta Genre dan Forum Anak Daerah menjadi pelopor sekaligus pelapor dalam pencegahan perkawinan dini, penyalahgunaan narkoba, perundungan, dan berbagai perilaku berisiko lainnya.

Menutup sambutannya, Zazuli mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Harganas ke-33 sebagai titik penguatan kualitas keluarga di Bumi Tuntung Pandang.

“Mari kita jadikan Harganas ke-33 sebagai momentum untuk memperkuat keluarga Tanah Laut yang tangguh, sehat, sejahtera, bahagia, dan berkualitas. Keluarga kuat, generasi hebat,” pungkasnya. (02/Red Tala)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar