Harga Sembako Lebih Murah! Pemkab Tala Gelontorkan Subsidi untuk Warga Melalui Pedagang Pasar
Metrotala.id, Pelaihari – Upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus menekan laju inflasi terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala). Bersama Bank Kalsel Cabang Tanah Laut, pemerintah daerah menggelar Operasi Pasar Murah berupa subsidi sejumlah komoditas sembako bagi pedagang di Pasar Pelaihari yang berlangsung mulai 24 Juni hingga 1 Juli 2026.
Program ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Komoditas yang mendapat subsidi meliputi beras lokal, gula pasir, dan minyak goreng yang selama ini menjadi kebutuhan utama rumah tangga.
Kepala Bidang Perdagangan dan Kemetrologian Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Diskopdag) Tanah Laut, Edi Hariyadi, SP, menjelaskan bahwa subsidi diberikan langsung melalui sejumlah toko mitra yang telah ditunjuk di kawasan Pasar Pelaihari. Menurutnya, kolaborasi antara Pemkab Tala dan Bank Kalsel ini merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah agar harga kebutuhan pokok tetap terkendali di tengah dinamika pasar.
“Pemerintah Kabupaten Tanah Laut bekerja sama dengan Bank Kalsel Cabang Tanah Laut dalam rangka pengendalian inflasi daerah dengan memberikan subsidi kepada pedagang sembako di Pasar Pelaihari. Barang yang disubsidi meliputi beras lokal, minyak goreng, dan gula,” ungkap Edi.
Sebanyak enam toko ditetapkan sebagai titik penyaluran subsidi. Untuk pembelian beras lokal, masyarakat dapat mengunjungi Toko Beras 2 Y, Toko Beras Gunawan, dan Toko Beras Acil Lina. Sedangkan subsidi minyak goreng dan gula pasir tersedia di Toko Sembako Murah, Toko M. Noor, serta Toko Saudia.
Adapun besaran subsidi yang diberikan cukup signifikan. Untuk beras lokal varietas Siam Jambun, Tukut, dan Cihireng, pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp2.000 per liter. Sementara gula pasir mendapat subsidi Rp2.500 per kilogram dan minyak goreng sebesar Rp5.000 per liter.
Dengan adanya intervensi harga tersebut, masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ringan dibandingkan harga pasar. Pemerintah berharap program ini mampu menjaga daya beli warga sekaligus membantu menciptakan kestabilan harga pangan di Kabupaten Tanah Laut.
Operasi Pasar Murah ini dijadwalkan berlangsung pada hari-hari tertentu selama periode pelaksanaan dan diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan biaya yang lebih hemat. (02/Red Tala)

