Matangkan Peta Jalan Kependudukan, Pemkab Tala Siapkan Strategi Hadapi Tantangan Demografi Masa Depan
Metrotala.id, Pelaihari – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut (Tala) terus mempersiapkan arah pembangunan yang berkelanjutan dengan menuntaskan penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Tahun 2025–2029. Dokumen tersebut digodok secara matang dalam rapat finalisasi yang berlangsung di Aula Pencerahan Bapperida Tala, Kamis (11/6/2026).
Melalui Sekretaris Daerah Ismail Fahmi, Bupati Tala H. Rahmat Trianto menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa dilepaskan dari kondisi dan perkembangan penduduk. Menurutnya, seluruh kebijakan pembangunan harus mampu menjawab berbagai persoalan kependudukan, mulai dari kualitas sumber daya manusia hingga persebaran penduduk yang merata.
“Pembangunan yang berwawasan kependudukan menempatkan penduduk sebagai subjek sekaligus objek pembangunan. Oleh karena itu, kualitas, kuantitas, persebaran, serta administrasi kependudukan harus menjadi perhatian bersama dalam perencanaan pembangunan daerah,” ujar Ismail Fahmi.
Dokumen PJPK 2025–2029 disusun sebagai pedoman lima tahunan yang akan menerjemahkan kebijakan kependudukan ke dalam program-program yang lebih terarah dan terukur. Penyusunannya juga merupakan bagian dari implementasi Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) Kabupaten Tala Tahun 2020–2035.
Ismail Fahmi menjelaskan, keberadaan PJPK sangat penting sebagai panduan dalam menyelaraskan berbagai kebijakan lintas sektor dengan kondisi demografi daerah. Selain itu, dokumen tersebut diharapkan mampu menjadi instrumen untuk mengantisipasi sejumlah tantangan yang diperkirakan muncul di masa mendatang, seperti menurunnya angka fertilitas, meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia, persoalan stunting, hingga kebutuhan tenaga kerja yang terus berkembang.
Dalam rancangan yang tengah difinalisasi itu, terdapat lima fokus utama yang menjadi sasaran pembangunan kependudukan di Tala. Kelima sasaran tersebut meliputi pengendalian kuantitas penduduk, peningkatan kualitas penduduk, penguatan pembangunan keluarga, penataan persebaran dan mobilitas penduduk, serta penguatan administrasi dan data kependudukan.
Hasil evaluasi dari Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan dan validasi Tim Kemendukbangga/BKKBN Pusat menunjukkan draf PJPK Kabupaten Tala memperoleh nilai 84,56. Meski demikian, pemerintah daerah masih membuka ruang penyempurnaan agar dokumen tersebut semakin komprehensif sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Bupati.
“Mari bersama-sama menyepakati target indikator pembangunan kependudukan, melengkapi kebutuhan data yang masih kurang, serta memberikan masukan final guna menghasilkan dokumen PJPK yang lebih komprehensif, implementatif dan selaras dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah,” pungkasnya.
Rapat finalisasi tersebut turut dihadiri perwakilan Bappenda Kalimantan Selatan, Kepala Dinas P3AP2KB Tala Maria Ulfah, jajaran SKPD Kabupaten Tala, serta sejumlah perangkat daerah tingkat provinsi yang mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom. (02/Red Tala)

