Ratusan Ayah di Tala Antar Anak pada Hari Pertama Sekolah, Perkuat Peran Keluarga dalam Pendidikan
Metrotala.Id, Pelaihari – Suasana berbeda terlihat di sejumlah sekolah di Kabupaten Tanah Laut (Tala) pada hari pertama tahun ajaran baru, Senin (13/7/2026). Sejak pagi, ratusan ayah tampak hadir mengantar anak-anak mereka ke sekolah sebagai bagian dari Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS), sebuah program nasional yang bertujuan memperkuat keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak.
Kegiatan ini dilaksanakan serentak di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga sekolah menengah. Program tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Bupati Tanah Laut Nomor 100.3.4.2/7/SETDA/2026 yang mendukung gerakan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN RI.
Selain GAMAS yang mulai digulirkan pada Juli 2026, pemerintah juga telah menjalankan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah (GEMAR) sejak Juni lalu. Kedua program ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya pengasuhan yang lebih seimbang antara ayah dan ibu.
Kepala DP3AP2KB Kabupaten Tanah Laut, Maria Ulfah, mengaku bersyukur melihat tingginya partisipasi para ayah dalam pelaksanaan perdana GAMAS. Menurutnya, kehadiran mereka di sekolah menunjukkan tumbuhnya kesadaran bahwa pendidikan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab ibu.
“Alhamdulillah, antusiasme para ayah hari ini sangat menggembirakan. Kehadiran mereka di sekolah-sekolah sejak pagi menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya peran ayah dalam pendidikan anak mulai tumbuh dan semakin kuat,” ujarnya.
Maria menjelaskan, GAMAS bukan sekadar kegiatan simbolis pada awal tahun ajaran, melainkan bagian dari gerakan jangka panjang untuk membangun pola asuh yang lebih baik di lingkungan keluarga. Program ini juga diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan stunting, mendorong pola asuh digital yang sehat, serta memperkuat ketahanan keluarga di tengah tantangan zaman.
“Harapan kami, GAMAS tidak berhenti pada hari pertama sekolah saja. Kami ingin ini menjadi awal perubahan budaya pengasuhan di Tanah Laut, di mana ayah semakin menyadari bahwa pendidikan anak adalah tanggung jawab bersama,” tambahnya.
Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, pemerintah daerah juga memberikan ruang bagi para ayah yang bekerja di instansi pemerintah maupun swasta agar dapat mengantar anak mereka sebelum memulai aktivitas kerja, sesuai ketentuan masing-masing tempat kerja.
Salah satu sekolah yang melaksanakan program ini adalah UPTD SD Negeri 1 Angsau bersama TK Budi Mulia. Kegiatan dimulai sejak pukul 07.15 Wita dan dilanjutkan dengan apel pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Kepala SDN 1 Angsau, Misdah Rianti, mengatakan pihak sekolah telah lebih dulu menerapkan semangat keterlibatan ayah melalui program GEMAR. Pada pelaksanaan GAMAS kali ini, ia melihat respons positif dari para orang tua.
“Alhamdulillah, para orang tua sudah mulai memahami bahwa keterlibatan ayah pada hari pertama sekolah sangat penting sebagai bentuk dukungan sekaligus kebanggaan bagi anak-anak mereka,” katanya.
Menurut Misdah, kehadiran ayah memberikan dampak psikologis yang berbeda terhadap anak. Bahkan, ia menilai anak-anak cenderung lebih berani dan mandiri ketika diantar langsung oleh ayah mereka ke sekolah.
“Alhamdulillah, kehadiran ayah justru membuat anak lebih berani untuk mandiri. Kalau yang mengantar ibu, biasanya yang berat berpisah justru orang tuanya karena ingin terus mendampingi sampai ke depan kelas,” ujarnya sambil tersenyum.
Dampak positif program ini juga dirasakan langsung oleh Makruf Amin, salah satu orang tua murid yang mengantar anaknya masuk ke kelas 1A di SDN 1 Angsau. Ia mengaku senang dapat mendampingi sang buah hati di momen penting tersebut.
“Alhamdulillah, saya senang bisa mengantar anak saya untuk pertama kalinya masuk kelas 1A. Anak saya juga senang karena memang menyukai sekolah ini. Kebetulan lokasinya dekat dengan kantor saya, jadi sangat memudahkan untuk mengantar anak sebelum bekerja,” tuturnya.
Perasaan serupa disampaikan Humaira, siswi kelas 9 MTsN 2 Tanah Laut. Ia merasa beruntung dapat merasakan pengalaman berangkat sekolah bersama ayahnya, sesuatu yang menurutnya tidak selalu bisa dirasakan oleh semua anak.
“Perasaan ulun senang karena tidak semua anak bisa diantar ayahnya ke sekolah. Biasanya ayah berpesan supaya lebih semangat belajar dan bisa masuk tiga besar lagi. Semoga ayah selalu sehat dan panjang umur, serta tetap bisa mengantar ulun ke sekolah,” ungkapnya.
Melalui pelaksanaan GEMAR dan GAMAS secara serentak, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut berharap keterlibatan ayah dalam kehidupan anak semakin meningkat. Dengan dukungan keluarga yang lebih kuat, generasi muda Tala diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, berkarakter, serta mampu meraih berbagai prestasi di masa depan. (02/Red Tala)

