Solar Subsidi untuk Nelayan Dikawal Ketat, Pemkab Tala Turun Langsung ke Lapangan
Metrotala.id, Tanah Laut – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut (Tala) melalui Tim Terpadu terus memperketat pengawasan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar bersubsidi bagi nelayan di Desa Tabonio, Kecamatan Takisung. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi BBM berjalan sesuai aturan serta tepat sasaran kepada nelayan yang berhak menerima.
Pengawasan yang berlangsung hingga Sabtu (11/7/2026) itu merupakan bagian dari upaya mengantisipasi potensi penyalahgunaan BBM subsidi sekaligus menjaga situasi tetap kondusif selama proses klarifikasi, verifikasi, dan pencermatan data di lapangan masih berlangsung.
Kegiatan monitoring sebenarnya telah dimulai sejak Kamis (9/7/2026).
Saat itu, Sales Branch Manager (SBM) PT Pertamina Patra Niaga, Wicaksono Ardi Nugroho, bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Tala, Muhammad Kusri, turun langsung melakukan pengawasan. Kegiatan tersebut kemudian berlanjut hingga akhir pekan dengan melibatkan personel Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tala.
Dalam proses distribusinya, PT Pertamina Patra Niaga menyalurkan Biosolar ke SPBU-N Tabonio secara bertahap sebanyak 8 kiloliter atau 8.000 liter setiap kali pengiriman menggunakan mobil tangki. Seluruh pasokan yang tiba kemudian langsung disalurkan kepada nelayan pemegang Surat Rekomendasi yang diterbitkan DKPP Kabupaten Tala pada hari yang sama.
Pola penyaluran tersebut diterapkan guna menghindari penumpukan antrean serta meminimalkan peluang terjadinya penyimpangan dalam distribusi BBM subsidi di kawasan pesisir tersebut.
Di tengah proses penyaluran, petugas sempat menemukan sejumlah kendala administrasi. Namun melalui koordinasi yang melibatkan Tim Terpadu, PT Pertamina Patra Niaga, pengelola SPBU-N, pemerintah desa, dan kelompok nelayan, permasalahan tersebut dapat diselesaikan secara musyawarah sehingga distribusi tetap berjalan lancar dan hak nelayan tetap terpenuhi.
Kepala DKPP Kabupaten Tala, Muhammad Kusri, menegaskan bahwa pengawasan akan terus dilakukan hingga seluruh proses pencermatan data di lapangan selesai.
“Pengawasan akan terus dilakukan sampai proses klarifikasi, verifikasi, dan pencermatan lapangan selesai. Ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Laut untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi berjalan tepat sasaran, tepat volume, tepat harga, transparan, dan akuntabel, sekaligus menjaga stabilitas serta kondusivitas di kalangan nelayan,” ujarnya.
Pemkab Tala bersama PT Pertamina Patra Niaga juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran proses distribusi, terutama para nelayan yang tertib mengikuti prosedur yang berlaku. Sinergi tersebut diharapkan terus terjaga agar penyaluran BBM bersubsidi di Kabupaten Tala berlangsung sesuai ketentuan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat nelayan. (02/Red Tala)

