BREAKING NEWS

LSDP Hadir di Tala, Bupati Rahmat Targetkan Pengelolaan Sampah Lebih Berkelanjutan


Metrotala.id, Pelaihari - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut (Tala) terus berupaya mencari solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan sampah yang masih menjadi tantangan daerah. Salah satu langkah yang kini mendapat perhatian serius adalah melalui Program Local Service Delivery Project (LSDP), kerja sama antara Kementerian Dalam Negeri dan Bank Dunia.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto saat menerima kunjungan tim pusat sekaligus mengikuti pelaksanaan desk Program LSDP di Aula Rakat Manuntung Hutan Jati, Kamis (3/9/2026).

Dalam kesempatan itu, Rahmat menegaskan bahwa kehadiran Program LSDP di Kabupaten Tanah Laut tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan sarana dan prasarana pengelolaan sampah. Menurutnya, program tersebut harus mampu melahirkan sistem persampahan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Program kerja sama antara Kementerian Dalam Negeri dan Bank Dunia ini menjadi momentum penting bagi Tanah Laut untuk memperkuat pelayanan dasar masyarakat, terutama di bidang pengelolaan persampahan,” ujarnya.


Rahmat mengungkapkan, volume sampah di Kabupaten Tanah Laut saat ini mencapai sekitar 150 ton per hari. Namun, kapasitas penanganan yang tersedia baru mampu mengelola sekitar 42 ton per hari. Kondisi tersebut menjadi alasan kuat mengapa penguatan sistem pengelolaan sampah harus terus dilakukan.

“Kalau saya lihat, melalui program LSDP ini kapasitasnya sekitar 100 ton per hari. Sisanya kemungkinan akan kami tangani melalui TPS 3R yang pembangunannya terus kami lanjutkan setiap tahun di 11 kecamatan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengembangan fasilitas pengelolaan sampah juga telah masuk dalam 25 program unggulan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut. Salah satu fokusnya adalah pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di seluruh kecamatan sebagai upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan hijau.

Lebih jauh, Rahmat berharap program ini dapat mengubah cara pandang masyarakat terhadap sampah. Menurutnya, sampah tidak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga memiliki potensi ekonomi jika dikelola dengan baik.

“Bukan hanya bangunan atau infrastruktur dari program LSDP yang kita harapkan, tetapi bagaimana tujuan akhirnya bisa tercapai. Sampah dapat kita kelola menjadi sesuatu yang bernilai, seperti pupuk, kompos, dan berbagai produk lainnya,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Rahmat Trianto menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Dalam Negeri, Bappenas, Bank Dunia, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Program LSDP. Kabupaten Tanah Laut sendiri menjadi salah satu daerah penerima program tersebut di Kalimantan Selatan, bersama Kabupaten Kotabaru, Kota Banjarmasin, dan Kota Banjarbaru. (02/Red Tala)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar